Tinjauan Pasar Properti Triwulan III 2008 di Surabaya

Surabaya, 13 November 2008

Pasar properti sekunder cukup bergairah tahun 2008. Didukung oleh bunga KPR sekitar 12% sampai September 2008. Sementara di pasar primer, hampir tidak ada proyek baru / cluster baru dalam triwulan ini. Beberapa apartemen telah mendekati masa serah terima.

A. Aktivitas pemasaran properti selama Juli S/d September 2008 dapat dirangkum sebagai berikut :

1. Ditinjau dari jumlah iklan, bulan Agustus 2008 iklan dari beberapa developer lebih banyak dari bulan Juli dan September 2008.

2. Properti dengan harga diatas Rp. 500 Juta mendominasi pasar.
Developer besar yang aktif dalam pemasaran residential adalah : Pakuwon Indah, Pakuwon City, Prambanan Residence, Royal Residence, Wisata Bukit Mas, Graha Famili.

3. Apartemen yang akan segera ditempati tahun 2008 Metropolis Apartment dan Waterplace Apartment. Beberapa yang lain Apartemen Cosmopolis, Apartemen The Via and The VÜe, Apartemen Eastcoast Residence dan Trillium Residence masih terus melakukan pemasaran dan berpromosi.

4. Proyek properti dari Jakarta yaitu Star City Apartment dan Ikon Condotel Bali dipasarkan di Surabaya.

5. Beberapa cluster terbaru atau produk baru dari
- Pakuwon City dengan Palm Beach.
- Graha Famili dengan Inspira Leaf.
- Pondok Tropodo Indah.

B. Analisa pasar :
1. Belum ada proyek apartemen baru menunjukkan tanda-tanda titik jenuh sudah mulai dirasakan oleh pengembang. Market sekunder dari apartemen yang segera dapat dihuni juga tidak terlalu bergairah.
2. Rumah masih mendominasi jenis properti dari pengembang. Pengembang sudah mengurangi pemasaran kavling, karena cadangan tanah banyak berkurang. Pasar sekunder tanah juga kurang menguntungkan.
3. Market properti dipusat kota Surabaya cukup bagus.
4. Pengembang memberikan fasilitas cara pembayaran semakin lunak, sampai 60 kali angsuran.

C. Perkiraan pasar properti Triwulan IV 2008.
1. Bunga KPR mencapai 15%, pembeli lebih memilih pembayaran tunai.
2. Pasar primer yang memberikan pembayaran lunak akan lebih diminati dibanding pasar sekunder.
3. Permintaan sewa akan meningkat.
4. Perbedaan harga di pasar primer dan pasar sekunder semakin besar.
5. Masalah perpajakan akan menjadi ganjalan / hambatan dalam jual-beli properti.
6. Investor jangka panjang akan masuk dipasar sekunder karena harga yang murah.

Yafet Kristanto
November 2008

RUKO KLAMPIS JAYA
LT: 160    LB: 326

HAK MILIK
IDR: 7000000000 -
RUMAH TERATAI
LT: 620    LB: 620

HAK GUNA BANGUNAN
IDR: 3625000000 -
RUMAH PERUM PURI WIDYA KENCANA BLOK K
LT: 150    LB: 190

HAK GUNA BANGUNAN
IDR: 3000000000 -
RUMAH PAKUWON INDAH GRANADA BLOK PF
LT: 300    LB: 300

PENGIKATAN JUAL BELI
IDR: 185000000 -