Saatnya Agen Properti Berbagi Peran

Surabaya, 03 Juli 2008

Agen Properti dikenal sebagai perantara jual – beli – sewa – properti. Agen Properti mewakili penjual / pemilik dalam usaha memasarkan properti. Disisi yang lain, Agen Properti juga mewakili pembeli dalam menawar properti dari penjual. Kalau Agen Properti yang mewakili penjual juga merupakan Agen Properti yang menangani pembali, berarti Agen Properti berperan ganda. Dapatkah Agen Properti memerankan wakil dari penjual sekaligus membela kepentingan pembeli / penyewa.

Bukankah lebih “fair” bila ada Agen Properti yang mewakili kepentingan penjual, dilain pihak pembeli diwakili oleh Agen Properti yang lain. Agen Properti yang membela kepentingan penjual akan menonjolkan kelebihan dari properti dan negosiasikan harga yang terbaik. Sedang Agen Properti yang berhubungan dengan pembeli akan memilih properti yang paling cocok dan termurah.

Jasa Agen Properti berkembang sampai sekarang berpusatkan pada pelayanan pada penjual. Sejak adanya Broker Tradisional, mereka bekerja untuk pembeli maupun penjual sekaligus. Seringnya konflik kepentingan menimbulkan citra buruk Broker Tradisional. Dengan berkembangnya Agen Properti profesional dalam 15 tahun ini, peran Agen Properti menjadi semakin besar dalam transaksi jual – beli properti di Surabaya.

Agen Properti profesional mendapatkan hak pemasaran dari penjual, karena itu mereka akan berpihak pada kepentingan penjual. Bagi pembeli memang bisa menghubungi Agen Properti profesional untuk bekerja bagi kepentingannya.

Bagi Agen Properti yang melayani pembeli, perlu menunjukkan keuntungan pembeli bekerjasama dengannya. Menjelaskan resiko berhubungan dengan penjual langsung maupun Agen Properti dari penjual. Agen Properti penjual akan memanfaatkan minat pembeli terhadap propertinya dan mengungkapkan kepada penjual. Akibatnya penjual lebih sulit dinego.

Pembeli perlu memahami, Agen Properti penjual tidak akan mengungkapkan kelemahan dari properti listingnya. Si Agen bekerja untuk penjual tentu tidak ingin merugikan penjual. Agen Properti pembeli seharusnya mengungkapkan informasi lengkap tentang properti dan perkembangan lokasi. Hal ini mengurangi resiko perubahan yang terjadi pada masa depan dan nilai investasinya.

Pembeli bisa menanyakan tentang sistem / proses negosiasi yang digunakan terhadap penjual / Agen Properti penjual. Pembeli bisa menguji kemampuan negosiasi dari Agen Properti. Bagaimana caranya menghemat biaya ? penghematan bisa dilakukan dari provisi KPR, bunga KPR yang lebih murah, mengurangi biaya renovasi, mendapatkan beberapa barang elektronik yang ada dalam properti, dll.

Seorang Agen Properti yang menghandle pembeli lebih baik mendapat hak / perjanjian tertulis dari pembelinya. Agen Properti untuk pembeli seharusnya tidak menangani penjual sama sekali. Dengan demikian dia terhindar dari konflik kepentingan dan pembeli semakin percaya padanya.

Bagi pembeli berhubungan dengan penjual langsung berarti dia tidak akan memperoleh informasi yang obyektif tentang properti itu. Negosiasi langsung dengan penjual seringkali menimbulkan konflik. Untuk melakukan perbandingan dengan properti yang lain, pembeli perlu mendapatkan informasi yang lebih banyak dari Agen Properti. Tentu dengan Agen Properti yang bekerja bagi pembeli, karena Agen Properti dari penjual juga sering tidak obyektif.

Nah, dengan adanya kepentingan yang berbeda antara pembeli dan penjual, bahkan kadang berlawanan, sudah sewajarnya Agen Properti yang bekerja untuk penjual dan Agen Properti yang bekerja untuk pembeli adalah dua Agen Properti yang berbeda. Saatnya Agen Properti berbagi peran. Co-broking antar kantor Agen Properti adalah cara kerja Agen Properti profesional.

Bagaimana dengan Anda ? Apakah Anda Agen Properti penjual atau Agen Properti pembeli ? Atau Anda bekerja untuk pembeli dan penjual sekaligus ? Silahkan pilih, asal Anda tetap bisa profesional dalam memberikan layanan dan kastemer tidak keberatan. Atau mereka tidak mengerti ? Anda yang tahu jawabannya.

Yafet Kristanto
ERA Indonesia

RUKO KLAMPIS JAYA
LT: 160    LB: 326

HAK MILIK
IDR: 7000000000 -
RUMAH TERATAI
LT: 620    LB: 620

HAK GUNA BANGUNAN
IDR: 3625000000 -
RUMAH PERUM PURI WIDYA KENCANA BLOK K
LT: 150    LB: 190

HAK GUNA BANGUNAN
IDR: 3000000000 -
RUMAH PAKUWON INDAH GRANADA BLOK PF
LT: 300    LB: 300

PENGIKATAN JUAL BELI
IDR: 185000000 -