Image

Goal Untuk Meraih Sukses 2010

Tahun 2009 tinggal delapan minggu lagi.
Bagaimana prestasi Anda tahun 2009 ?
Sukses ? Kurang ?
Kita baru mendapat Presiden dan kabinet yang baru.
Apakah kita punya harapan baru ?
Tahun 2010 ?
Apakah Anda membuat "Goal 2010" ?

Anda tidak terbiasa membuat goal, untuk apa ? Lakukan saja kegiatan aktivitas rutin. Membuat goal juga belum tentu tercapai. Apakah tidak membuat goal Anda akan mencapai sesuatu ? Tentu tidak. Sebenarnya yang kita inginkan adalah mencapai kemajuan dalam karir atau bisnis. Kemajuan itu diukur dari pencapaian kita sebelumnya. Untuk mencapai yang lebih baik kita perlu target / goal.

Kalau Anda ingin sukses dalam karir sebagai orang sales, pastikan Anda punya target / goal tahun 2010. Membuat goal perlu keberanian, ketegasan dalam menentukan target yang diinginkan. Setelah goal ditetapkan, dibutuhkan perjuangan untuk mewujudkan.

Motivasi yang besar, komitmen pada diri sendiri dan orang lain. Fokus pada pekerjaan, pelaksanaan yang baik. Disiplin diri, ketekunan untuk bertahan. Kemauan yang kuat, keberanian yang tinggi. Managemen waktu yang ketat. Integritas yang baik, rasa optimis. Antusiasme yang menggebu dan berpusatkan pada hasil yang unggul.

Semua hal diatas, penting untuk mengejar goal.

Dalam menentukan goal perhatikan 3 (tiga) hal yang harus ada.

Goal harus spesifik, dapat diukur dan punya batasan waktu.

Sebagai analogi / perbandingan, bayangkan goal Anda seperti sebuah resep masakan. Ada 5 unsur dalam sebuah resep masakan.
1. Hasil masakan.
2. Urutan proses memasaknya.
3. Bahan-bahan yang dibutuhkan.
4. Ukuran yang dipakai (berat, suhu, dll).
5. Batasan waktu.

Dalam proses menentukan goal, ada 3 pertanyaan penting yang perlu direnungkan.
1. Apakah goal yang ingin Anda capai ?
2. Mengapa Anda ingin mencapai goal tersebut ?
3. Bagaimana cara Anda mencapainya ?

1. Apakah goal yang ingin dicapai?
Bila Anda bisa menjawab, maka lebih mudah menyusun goal yang spesifik, dapat diukur dan punya batas waktu.
Contoh goal yang spesifik :
- Th 2010, saya ingin meningkatkan komisi 20%.
- Th 2010, saya ingin mendapat komisi 100 Juta.
- Th 2010, saya ingin menurunkan berat badan 20 Kg.
Contoh goal yang salah :
- Th 2010, saya ingin komisi meningkat.
- Th 2010, saya ingin mendapat komisi lebih besar.
- Th 2010, saya ingin lebih kurus.

Kenapa harus spesifik ? Karena pikiran kita bekerja dengan baik untuk perintah yang tepat (detail dan spesifik).

Dalam praktek hidup sehari-hari, kita juga menggunakan perintah yang spesifik untuk :
Mesin ATM dengan Nomer PIN.
Komputer dengan Password.
Brankas dengan kode nomer.
Web / email dengan alamat web / email.
Telpon / Hp dengan nomer telp / Hp.

Instruksi yang spesifik = hasil yang akurat

Anda perlu tahu dengan sungguh-sungguh apa yang Anda inginkan.
? Berapa komisi yang Anda inginkan ?
? Berapa persen peningkatan transaksi yang Anda inginkan ?

Goal harus dapat diukur
- Setiap aktivitas yang diukur, dinilai dan dievaluasi akan meningkat.
- Hanya ada 3 kemungkinan hasil
1. Tidak mencapai target.
2. Sesuai target.
3. Melampaui target.

Kita dikelilingi dengan system pengukuran dalam aktivitas sehari-hari.
Jam mengukur waktu.
Timbangan mengukur berat.
Thermometer mengukur suhu.
Evaluasi mengukur kompetensi.

Keberhasilan diukur dengan pencapaian goal.

Goal harus punya batas waktu

Batas waktu biasa disebut dengan deadline.

Kenapa harus ada deadline ?
- Deadline menunjukkan komitmen.
- Deadline menuntut tanggung jawab.
- Deadline menciptakan keterdesakan.
- Deadline memberdayakan aktivitas.

Keseharian kita juga dibatasi deadline
- Transportasi pesawat - kereta api - bis - dengan jam keberangkatan dan kedatangan.
- Setiap pertandingan olah raga - dengan waktu bertanding.
- Bursa saham - dengan waktu trading.

2. Mengapa goal Anda penting ?
Suksesnya sebuah goal ditentukan oleh motivasi Anda.
Motivasi Anda ditentukan oleh tujuan Anda mencapai goal tersebut.
Tepatnya, Mengapa Anda ingin mencapai goal tersebut ?
Jawaban Anda adalah motivasi Anda.


Motivasi Anda yang terkuat adalah :
* Keinginan terdalam Anda terpenuhi melalui tercapainya goal yang Anda tentukan.
* Seberapa "lapar" Anda menginginkannya.

Contoh motivasi / Purpose / Tujuan dari goal Anda :
Goal : Th 2010 komisi saya harus 100 Juta.
Purpose : Anda membutuhkan 50Juta untuk pengobatan orang yang Anda cintai.

3. Bagaimana cara mencapai goal Anda ?
Untuk mencapai goal dibutuhkan perencanaan, usaha, aktivitas dan antisipasi problem yang timbul.

- Perencanaan yang baik fokus pada target.
- Perencanaan yang baik mengkordinir usaha dan aktivitas.
- Perencanaan yang baik menstimulasi pendapat dan ide-ide baru.
- Perencanaan yang baik mengantisipasi hambatan.
- Perencanaan yang baik mendukung pelaksanaan yang standart.
- Perencanaan yang baik menghemat waktu pelaksanaan.

Kata terakhir yang penting adalah mulailah bertindak. Lakukan yang telah direncanakan. Setiap hari mulai dengan cepat dan selesaikan dengan baik.

Setiap hari, setiap minggu, buatlah catatan dan jadwal Anda. Bangunlah momentum, hindari penundaan. Langkah pertama yang cepat dan berani setiap hari meningkatkan rasa percaya diri.

Mulailah hari Anda dengan :
Dedikasi
Disiplin
Ketekunan
Dan jaga Integritas pribadi

Integritas Anda tercermin dari :
Menghormati komiten terhadap goal Anda.
Memenuhi janji Anda pada diri sendiri.
Mencapai goal yang sudah ditentukan.

Selamat menyongsong Tahun depan dengan Target 2010 Anda

Artikel lain

Pemasaran Proyek Properti Primary : Antara Investor dan End User


Tarik Ulur Pajak PPh & BPHTB


Harga Pasar Tanah 2016


Kaya Tanpa Bayar Pajak


Amnesti Pajak VS Market Properti


15 Strategi Agen Properti Profesional


Analisa Pasar Properti 15 Tahun Terakhir (2000 - 2015)


The art of motivation


The Art of Negotiation


The 6 Reasons Why Most Training Do Not Work (Long Term) And What To Do Next...


Selling To Tough Customer


Bahasa Tubuh


Berhenti Belajar = Langkah Mundur


7 Kesalahan Besar dari Marketing Associate ERA


7 Pesan Menghindari Stress


15 "Kualitas Pribadi" Agen Properti Profesional.


15 Strategi Agen Properti Profesional


7 Faktor Anda Gagal Dalam Presentasi Listing


7 Alasan Orang Tidak Membuat Goal (Target)


Skrip Prospekting yang Persuasif


Goal Untuk Meraih Sukses 2010


Kewajiban Pajak Agen Properti


15 Pertanyaan Penting Bagi Agen Properti Yang Ingin Menjadi TOP AGENT


Investasi Properti Melalui KPR


Investasi Properti Tanpa MODAL, Membeli Properti TANPA UANG. Apa bisa ?


Menghitung Keuntungan Investasi Properti 25 Tahun Terakhir, Terkait Dengan Peraturan Pajak


Ada Apa Dengan Managemen Waktu Kita?


Kiat Agen Properti Menghadapi Tantangan Bisnis 2009


Tinjauan Pasar Properti Triwulan III 2008 di Surabaya


Keterkaitan Transaksi Properti dan Perpajakan.


Follow Up Calls


MENGHITUNG PAJAK AGEN PROPERTI (FREE LANCE AGENT)


AGEN PROPERTI MENGHADAPI PERUBAHAN " IKLAN DI KORAN KE IKLAN DI INTERNET "


Ringkasan Seminar Pajak


Tinjauan Pasar Properti Triwulan II 2008 Di Surabaya


Agen Properti Yang Segar .... :)


Saatnya Agen Properti Berbagi Peran


Agen Properti Serius dan Agen Properti "GAMPANGAN"


Tinjauan pasar properti triwulan I 2008 di Surabaya


Tips Untuk Keamanan Agen Properti


Penghambat Utama Orang Sales Untuk Berhasil


7 Kelemahan Agen Properti


Mengapa Penjual Harus Memilih Anda


Representasi Dari Pembeli Sebagai Buyer Agent


Self Talk : Patut Direnungkan Oleh Seorang Agen Properti


Peluang dan Tantangan Agen Properti


Profesi Sales, Tantangan dan Peluang Bagi Pencari Kerja di Surabaya


Strategi Sebagai Agen Properti Suatu Daerah


Mengapa Agen Properti Mudah "Dikhianati" Kliennya?


Memahami Keberatan Terhadap Agen Properti


Rahasia Referal


Kiat Agen Properti di Tengah Pasar Properti yang Kurang Bergairah.


Anda Agen yang Membosankan?