Image

7 Kelemahan Agen Properti

Banyak orang yang telah mengikuti training sebagai agen properti professional. Berapa persen diantara mereka sukses sebagai broker ? Tidak ada angka yang pasti. Hanya sedikit. Kira-kira itu jawaban yang tepat. Mengapa ? Apakah kelemahan mereka yang gagal atau belum berhasil ? Ada 7 kelemahan yang perlu dihapus.

  1. Agen properti gagal memberikan alasan yang tepat dan menarik, agar
      Penjual / pembeli bersedia bertemu dengan agen properti.
    • Penjual / pembeli mengerti pertemuan itu bermanfaat baginya.
    • Penjual memahami resiko pemasaran tanpa agen properti.
    • Pembeli memahami resiko membeli tanpa agen properti.
    • Penjual / pembeli tertarik dengan jasa yang disediakan oleh agen properti.
    • Penjual / pembeli percaya pada keunggulan servis dan manfaat dari agen properti.
  2. Agen properti terlalu cepat mengambil kesimpulan, sehingga
    1. Menganggap penjual tidak serius menjual / membeli rumah.
    2. Penjual / pembeli kurang berminat pada manfaat yang bisa diperoleh dari agen properti.
    3. Penjual / pembeli merasa ditekan dan direndahkan kemampuannya.
    4. Penjual / pembeli tidak tertarik dengan penawaran jasa dari agen properti.
    5. Penjual / pembeli tidak percaya dengan keunggulan jasa dari agen properti.
  3. Agen properti terlalu menekankan pada manfaat dan keuntungan dalam kerjasama penjual / pembeli dengan broker properti. Pendekataan sebaliknya akan lebih menghasil-kan, yaitu menunjukkan resiko dan kerugian dalam pemasaran yang dilakukan sendiri. Demikian pula bila pembeli tidak menggunakan jasa agen properti.
  4. Agen properti terlalu merendahkan diri. Hubungan penjual / pembeli dengan agen properti adalah kerjasama bisnis. Dalam bisnis semua pihak adalah setara. Perlu dicapai kerjasama yang saling menguntungkan. Pemotongan komisi menunjukkan agen properti merendahkan diri dan penjual / pembeli merasa lebih berkuasa. Ini baru salah satu contoh.
  5. Agen properti melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Hal ini terjadi, karena :
    1. Agen properti malas belajar dan berlatih.
    2. Agen properti tidak mendapatkan mentor yang baik dan sukses.
    3. Agen properti yang sukses biasanya egois.
  6. Agen properti punya persepsi yang salah tentang standar komisi. Komisi sering dijadikan taktik untuk mengalahkan pesaing. Bukan kualitas servis dan pengalaman yang digunakan untuk strategi bersaing. Agen properti yang senior dan sukses juga sering sama perilakunya.
  7. Agen properti tidak memiliki system follow up, sistem referal dan sistem layanan purna jual. Referal dari klien dan mantan klien adalah sumber bisnis yang paling menguntungkan bagi agen properti. Tanpa sistem yang baik, hasil yang didapat sangat mengecewakan.
Mampukah kita menghilangkan kelemahan-kelemahan diatas, untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Selamat berjuang.

Artikel lain

Pemasaran Proyek Properti Primary : Antara Investor dan End User


Tarik Ulur Pajak PPh & BPHTB


Harga Pasar Tanah 2016


Kaya Tanpa Bayar Pajak


Amnesti Pajak VS Market Properti


15 Strategi Agen Properti Profesional


Analisa Pasar Properti 15 Tahun Terakhir (2000 - 2015)


The art of motivation


The Art of Negotiation


The 6 Reasons Why Most Training Do Not Work (Long Term) And What To Do Next...


Selling To Tough Customer


Bahasa Tubuh


Berhenti Belajar = Langkah Mundur


7 Kesalahan Besar dari Marketing Associate ERA


7 Pesan Menghindari Stress


15 "Kualitas Pribadi" Agen Properti Profesional.


15 Strategi Agen Properti Profesional


7 Faktor Anda Gagal Dalam Presentasi Listing


7 Alasan Orang Tidak Membuat Goal (Target)


Skrip Prospekting yang Persuasif


Goal Untuk Meraih Sukses 2010


Kewajiban Pajak Agen Properti


15 Pertanyaan Penting Bagi Agen Properti Yang Ingin Menjadi TOP AGENT


Investasi Properti Melalui KPR


Investasi Properti Tanpa MODAL, Membeli Properti TANPA UANG. Apa bisa ?


Menghitung Keuntungan Investasi Properti 25 Tahun Terakhir, Terkait Dengan Peraturan Pajak


Ada Apa Dengan Managemen Waktu Kita?


Kiat Agen Properti Menghadapi Tantangan Bisnis 2009


Tinjauan Pasar Properti Triwulan III 2008 di Surabaya


Keterkaitan Transaksi Properti dan Perpajakan.


Follow Up Calls


MENGHITUNG PAJAK AGEN PROPERTI (FREE LANCE AGENT)


AGEN PROPERTI MENGHADAPI PERUBAHAN " IKLAN DI KORAN KE IKLAN DI INTERNET "


Ringkasan Seminar Pajak


Tinjauan Pasar Properti Triwulan II 2008 Di Surabaya


Agen Properti Yang Segar .... :)


Saatnya Agen Properti Berbagi Peran


Agen Properti Serius dan Agen Properti "GAMPANGAN"


Tinjauan pasar properti triwulan I 2008 di Surabaya


Tips Untuk Keamanan Agen Properti


Penghambat Utama Orang Sales Untuk Berhasil


7 Kelemahan Agen Properti


Mengapa Penjual Harus Memilih Anda


Representasi Dari Pembeli Sebagai Buyer Agent


Self Talk : Patut Direnungkan Oleh Seorang Agen Properti


Peluang dan Tantangan Agen Properti


Profesi Sales, Tantangan dan Peluang Bagi Pencari Kerja di Surabaya


Strategi Sebagai Agen Properti Suatu Daerah


Mengapa Agen Properti Mudah "Dikhianati" Kliennya?


Memahami Keberatan Terhadap Agen Properti


Rahasia Referal


Kiat Agen Properti di Tengah Pasar Properti yang Kurang Bergairah.


Anda Agen yang Membosankan?