Image

Rahasia Referal

Setiap agen properti pasti mengalami ketidaknyamanan dalam prospecting cold call. Menghubungi orang yang menjual rumah sendiri dan orang yang belum dikenal sering mendapat sambutan yang dingin. Prospekting menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi agen / marketing yang baru. Marketing yang lama pun tidak suka.

Prospekting harus dilakukan oleh setiap agen properti. Bedanya, bila agen / marketing telah membangun jaringan bisnis referalnya, dia bisa mengurangi cold call. Rahasia membangun jaringan bisnis referal adalah dengan memberikan servis yang super dan selalu minta referal.

Manfaat Dari Referal.
Sukses besar dalam bisnis agen properti adalah dengan menciptakan referal yang besar dan transaksi berulang. Referal memberikan penghematan biaya pada agen. Meraih seorang pelanggan baru pasti lebih mahal. Pelanggan yang membeli lagi atau memberikan referal akan mengurangi biaya operasional dan menambah keuntungan.

Referal memudahkan mendapat klien potensial. Kredibilitas agen lebih baik dimata prospek dari referal. Enak juga berurusan dengan orang telah menghargai kita. Berikan servis yang terbaik dan nilai yang lebih dari yang dibayar oleh pelanggan. Dapatkan klien yang berkualitas dari referal melalui jaringan yang telah dibentuk. Jaringan bisnis referal akan dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan.

Servis Yang Super.
Kebanyakan marketing tahu mendapat referal adalah nikmat, tapi hanya sedikit marketing yang mendapat banyak referal. Kesimpulannya banyak agen tidak berani minta referal. Bisa juga sudah minta tapi tidak mendapatkan. Penyebabnya, agen / marketing tidak memberikan servis dan nilai yang mengesankan.

Kunci utama untuk mendapatkan referal adalah servis yang super. Bukan servis yang sama dengan agen properti yang lain. Bisa juga agen merasa sudah memberikan servis yang baik, tapi dalam persepsi klien biasa saja. Pastikan klien puas dengan semua servis yang kita berikan. Beritahukan bahwa kita telah melakukan servis lebih dari standart pelayanan yang dilakukan oleh agen lain.

Membangun Data Pelangan.
Agen properti harus mulai membangun ?data base?nya. Kumpulkan data nama, alamat, telpon orang-orang yang kita kenal dan mengenal kita. Mereka adalah orang-orang dari gereja, teman alumni, teman agen asuransi, teman marketing bisnis yang lain, profesional akuntan, arsitek, kontraktor bangunan, dokter, pekerja salon, dry clean, kontraktor cat dan lainnya. Walaupun telah memiliki data base, harus selalu siap menambahkan pada daftar, nama-nama baru sebagai kenalan dan bagian dari jaringan bisnis kita.

Tahap berikutnya adalah membangun komunikasi dan memberikan nilai pada hubungan bisnis ini. Secara periodik mengontak lewat telpon adalah cara hubungan komunikasi. Empat sampai enam bulan sekali menghubungi data base kita, adalah waktu yang cukup ideal.

Bagaimana memberikan nilai pada anggota jaringan bisnis kita ? Perlu disadari orang selalu mencari sesuatu yang lebih baik, lebih mudah dan lebih menyenangkan. Berikan informasi tentang properti, informasi yang berhubungan dengan kita sebagai agen properti, tentang investasi properti atau bisa juga yang terkait dengan hobbynya.

Agen properti juga perlu membagi data basenya menjadi dua. Yaitu kelompok yang sangat potensial perlakukan secara lebih istimewa. Tunjukkan bahwa kita sangat menghargai mereka. Kita mengirim referal untuk bisnis mereka. Mereka juga sering me ? referal? kan teman-temannya.

Bagaimana Meminta Referal
Referal perlu diminta. Agen sering enggan memintanya. Saat yang paling tepat adalah pada saat transaksi terjadi. Suasana yang positif pada saat transaksi mempermudah mendapatkan referal.

Untuk mempermudah klien memberikan referal, gunakan pertanyaan ?Apakah Bapak/Ibu mengenal orang yang ingin menjual atau membeli rumah ?? Berikan sedikit stimulus, ?Mungkin teman-teman sekantor, teman bisnis atau teman di Gereja ??.

Buatlah kontak managemen program untuk anggota data base jaringan bisnis. Gunakan komputer untuk mengingatkan. Hubungi dan dapatkan referal. Hal ini akan membuat bisnis lebih menyenangkan.

Artikel lain

Pemasaran Proyek Properti Primary : Antara Investor dan End User


Tarik Ulur Pajak PPh & BPHTB


Harga Pasar Tanah 2016


Kaya Tanpa Bayar Pajak


Amnesti Pajak VS Market Properti


15 Strategi Agen Properti Profesional


Analisa Pasar Properti 15 Tahun Terakhir (2000 - 2015)


The art of motivation


The Art of Negotiation


The 6 Reasons Why Most Training Do Not Work (Long Term) And What To Do Next...


Selling To Tough Customer


Bahasa Tubuh


Berhenti Belajar = Langkah Mundur


7 Kesalahan Besar dari Marketing Associate ERA


7 Pesan Menghindari Stress


15 "Kualitas Pribadi" Agen Properti Profesional.


15 Strategi Agen Properti Profesional


7 Faktor Anda Gagal Dalam Presentasi Listing


7 Alasan Orang Tidak Membuat Goal (Target)


Skrip Prospekting yang Persuasif


Goal Untuk Meraih Sukses 2010


Kewajiban Pajak Agen Properti


15 Pertanyaan Penting Bagi Agen Properti Yang Ingin Menjadi TOP AGENT


Investasi Properti Melalui KPR


Investasi Properti Tanpa MODAL, Membeli Properti TANPA UANG. Apa bisa ?


Menghitung Keuntungan Investasi Properti 25 Tahun Terakhir, Terkait Dengan Peraturan Pajak


Ada Apa Dengan Managemen Waktu Kita?


Kiat Agen Properti Menghadapi Tantangan Bisnis 2009


Tinjauan Pasar Properti Triwulan III 2008 di Surabaya


Keterkaitan Transaksi Properti dan Perpajakan.


Follow Up Calls


MENGHITUNG PAJAK AGEN PROPERTI (FREE LANCE AGENT)


AGEN PROPERTI MENGHADAPI PERUBAHAN " IKLAN DI KORAN KE IKLAN DI INTERNET "


Ringkasan Seminar Pajak


Tinjauan Pasar Properti Triwulan II 2008 Di Surabaya


Agen Properti Yang Segar .... :)


Saatnya Agen Properti Berbagi Peran


Agen Properti Serius dan Agen Properti "GAMPANGAN"


Tinjauan pasar properti triwulan I 2008 di Surabaya


Tips Untuk Keamanan Agen Properti


Penghambat Utama Orang Sales Untuk Berhasil


7 Kelemahan Agen Properti


Mengapa Penjual Harus Memilih Anda


Representasi Dari Pembeli Sebagai Buyer Agent


Self Talk : Patut Direnungkan Oleh Seorang Agen Properti


Peluang dan Tantangan Agen Properti


Profesi Sales, Tantangan dan Peluang Bagi Pencari Kerja di Surabaya


Strategi Sebagai Agen Properti Suatu Daerah


Mengapa Agen Properti Mudah "Dikhianati" Kliennya?


Memahami Keberatan Terhadap Agen Properti


Rahasia Referal


Kiat Agen Properti di Tengah Pasar Properti yang Kurang Bergairah.


Anda Agen yang Membosankan?